Saturday, June 27, 2015

Tips Membeli Sepeda Motor Bekas

Semua orang pasti ingin membeli motor baru, akan tetapi dikarenakan dana yang ada tidak mencukupi, walaupun ada kredit motor baru dengan uang muka dan cicilan ringan, namun jika dikalkulasi harga cicilan berlipat dari harga jual tunai. Sehingga membeli motos bekas atau second menjadi alternatif. Agar dalam proses pembelian motor bekas tersebut tidak merugikan dengan mendapat motor yang tidak sesuai harga, perlu tips khusus untuk mengetahui kondisi motor tersebut berikut ini adalah beberapa langkah memeriksa motor bekas yang akan dibeli.

Motor bekas
1.Bandingkan harga pasaran

Sebelum Anda melakukan pencarian motor bekas yang akan Anda beli, sebaiknya lakukan cek harga motor di pasaran terlebih dahulu baik dari koran, majalah atau mungkin bisa juga dari situs jual beli.



2.Periksa nomor rangka dan mesin motor

Periksa nomor rangka dan mesin motor, lalu sesuaikan dengan nomor rangka serta nomor mesin yang tertera pada STNK maupun BPKB. Apabila sama belum tentu motor tersebut asli. Perhatikan lebih jelas apakah nomor rangka dan mesin motor adalah asli dan bukan ketokan kasar (biasa penjual atau penadah motor curian mengubah nomor rangka dan mesin dengan cara diketok).



3.Periksa kondisi fisik

Periksa kondisi body, spion, baut dan lainnya, apakah terlihat banyak goresan, kondisi retak atau pun pecah, akan lebih baik jika semua yang menempel pada motor adalah parts orisinil.



4.Periksa kondisi oli motor

Usahakan buka dan ukur oli motor yang ada di dalam mesin. Pastikan ukuran oli tidak berlebihan, karena oli yang berlebih akan membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat menyembunyikan suara asli motor yang mungkin berbunyi kasar atau berisik.

Oli Motor Terbaik – Total Hi-perf pilihan untuk keawetan motor perlu dipertimbangkan.



5. Periksa speedometer

Pastikan agar tidak ada retak atau adanya bekas pembongkaran. Lihat jumlah berapa km yang telah ditempuh oleh motor tersebut.Jika di atas 20.000 km maka dapat dipastikan akan banyak sekali komponen mesin yang akan segera Anda ganti. Tentunya akan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.



6.Hidupkan mesin motor

Coba hidupkan mesin motor tersebut, apakah bisa stationer atau langsam. Karena kondisi pada mesin yang tidak bermasalah sehingga dapat langsam pada putarankurang lebih 1.500 rpm.



7. Cek perpindahan gigi

Jalankan kendaraan dan perhatikan posisi perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila terasa sulit berarti menandakan kampas kopling motor tersebut segera habis.Selain itu, dengarkan suaranya jika mendesir pada saat motor berjalan, kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis.



8.Periksa rangka atau sasis motor

Cek kelurusan roda motor depan dan belakang dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor

tersebut tidak ada yang bengkok.Jalankan sekitar 40km/jam dan tekan rem sedikit mendadak untuk pastikan motor tidak sulit dikendalikan. Hal ini berguna untuk mendeteksi lurusnya sasis dan poros stang atau setir.



9.Periksa kebocoran

Usahakan dapat mengetest motor lebih lama dan setelah dijalankan sekitar 500 meter.

Perhatikan apakah terlihat adanya oli yang bocor melalui sela-sela mesin. Sekaligus mungkin ada air radiator yang bocor, bagi motor yang menggunakan radiator pastinya.



10.Periksa kondisi kelistrikan

Cek juga sistem kelistrikan dan lampu-lampu. Apabila semua berfungsi, berarti tidak ada kerusakan pada komponen dan kondisi aki motor tidak ada permasalahan.



11.Periksa kondisi roda

Lakukan pengecekan terhadap kondisi roda. Bagaimana kelurusan antara roda depan dengan roda belakang, hal ini untuk meyakinkan bahwa chasis atau rangka tidak bengkok, motor yang mengalami jatuh atau benturan keras bisa menyebabkan bengkok pada chasis.



12.Test ride

Setelah pengecekan semua sudah, lakukan finishing dengan melakukan test ride.Walaupun tadi sudah sedikit menjalankan motor bukan berarti tidak melakukan test ride untuk mencoba handling saat berakselerasi, apakah ada yang janggal atau tidak. Sumber :http://oto.detik.com



Itulah beberapa tips untuk membeli motor bekas, untuk melihat tips tentang mobil kunjungi Oli Mobil Terbaik di Indonesia – Total Quartz

Thursday, June 11, 2015

Perangkap Tikus Dari Botol Bekas

Tikus hewan satu ini amat menjengkelkan selain bisa menularkan virus pes, tikus juga sering banyak merugikan orang dari mulai para petani yang tanamannya dimakan sebelum besar, memakan buku/dokumen, hingga mencuri bahan makanan didapur serta meja makan. Kebiasaan tikus yang senantiasa mengundang kawananya ketika menemukan makan amatlah menjengkelkan.

Ada banyak upaya untuk menanggulasi dan memberantas tikus ini, tikus bisa dibasmi dengan banyak cara dari mulai cara alami hingga cara menggunakan alat bantu. Adapun kedua cara tersebut antara lain :



Cara alami

Secara alami tikus dapat diberantas sebagai pola rantai makanan yang ada pada kehidupan alam, yaitu dengan memelihara atau menjaga hewan-hewan pemangsa tikus agar tidak punah, seperti, ular, burung hantu, kucing. Akan tetapi cara alami ini bersifat umum untuk lingkungan luas, sementara untuk menjaga, membasmi tikus dalam rumah dapat dilakukan cara alami sebagai berikut :

1. Pelihara kucing, dengan kucing tikus akan berfikir ulang masuk rumah

2. Pelihara jangkrik, suara jangkrik yang nyaring ketika malam akan dikira suara ular oleh tikus



Dengan menggunakan alat bantu

Cara ini membutuhkan biaya serta bisa berisiko, ada dampak lain, adapun cara tersebut antara lain :

1. Menggunakan racun tikus

2. Menggunakan perangkap tikus

3. Menggunakan lem tikus



Karena alat tersebut butuh uang serta ada resiko seperti racun tikus, untuk itu Raja jempol dalam artikel kali ini coba berbagi cara membuat perngkap tikus sederhana berbahan murah dan gratis yaitu Perangkap Tikus Dari Botol Plastik Bekas.

Langkah-langkah pembuatannya seperti dibawah ini :

1. Siapkan bahan dan alat yang meliputi, botol bekas minuman, benang, solder dan pisau/kalter.

Raja Jempol Blog
2. Langkah pertama iris bagaian pangkal/dasar botol melingkar dan sisakan kurang lebih 2 cm, agar bisa buka tutup dan buat lubang dibagian irisan tersebut.

Raja Jempol Blog
3. Lubangi penutup botol bagian tengah dengan menggunakan solder

Raja Jempol Blog
4. Masukkan benang dilubang penutup botol, lalu tarik bagian luar benang kearah irisan dasar botol dan ikatkan.

5. Cara penggunaan alat ini, cukup ikat umpan pada benang yang ada dalam botol.

6. Tarik bagian benang secukupnya hingga irisan pangkal botol bisa terbuka.

Raja Jempol Blog
7. Bila umpan ditarik maka otomatis menarik irisan pangkal botol, ketika tikus mencoba memangsa umpan dengan menariknya otomatis menutup bagian pangkal botol.

Semoga bermanfaat.