Berwiraswasta tidak musti harus bermodal duit gede, akan tetapi keberanian, kejelian dan keterampilan dalam membuka peluang usaha, berikut ini kutipan beberapa peluang usaha modal seadanya :
1. Jika Anda punya banyak waktu dan sebuah kendaraan
Ambil bisnis jasa yang tidak membutuhkan modal dari Anda sendiri untuk bergerak. Misalnya jasa desain atau membuat website. Nggak usah gerak dari tempat Anda berada sekarang. Asal ada laptop/komputer bisa jalanlah itu usaha. Kendaraan hanya akan dipakai kalau mau ketemu klien untuk meeting.
Bisa juga membuka jasa yang berurusan dengan kantor pemerintahan seperti jasa memperbarui STNK, jasa membuat passpor, jasa memperpanjang visa, jasa membuat akta notaris. Coba mengambil kesempatan dari hal yang tidak bisa dilakukan orang-orang sibuk: mengantri. Uang yang harus dibayar ke instansi-instansi tersebut ya uang dari pelanggan. Anda cuma menarik uang komisi sekian ratus ribulah dari itu. Betul-betul tanpa modal, apalagi kalau Anda sudah melunasi kredit kendaraan sendiri.
2. Jika Anda penggemar botani/hewan
Saudara-saudara, saya akan memperkenalkan sebuah bisnis yang bisa berkembang dengan sendirinya, naluriah, berdasar umur dan musim. Lohh? Bingung? Nah, saya ambil contoh ya. Misalnya kita punya kucing seekor. Si kucing udah waktunya berahi, minta kawin. Kalau kucing kita bagus, cari teman yang punya kucing bagus juga, lalu kita kawinkan mereka. Hak kepemilikan anaknya nanti 50-50. Dari tiap anak yang lahir bisa kita jual. Eksploitasi? Kalau bisa mengobati pusing si kucing karena hasrat terpenuhi ya why not? Apalagi anak-anak kucing yang lahir juga bakal dirawat, walaupun oleh orang lain. Sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui.
Sama halnya dengan tanaman. Kalau Anda gemar bercocok tanam, terus itu tanaman sudah menggerumbul indah. Anda bisa mencangkok/membiakkan tanaman tersebut sampai beranak-pinak. Ibu saya dulu waktu jaman Adenium lagi naik daun malah jualan bibit Adenium. Bibit unyil-unyil itu dihargai Rp 15,000 sepohon. Kalau jualan bisa sampai 100 bibit sehari. Bayangkan!
3. Makelar
Makelar tanah, makelar proprty atau makekar kendaraan bermotor adalah peluang usaha yang modal sedikit hasil gede..
4. Jika Anda punya waktu luang dan tanah/rumah yang luas
Jadikan lahan Anda sebagai bisnis penitipan. Saya melihat sendiri keampuhan bisnis penitipan ini. Waktu jaman sekolah, saya kudu bolak-balik ke sekolah di kota sebelah menggunakan kereta api. Pergi pagi-pulang sore. Bapak-Ibu kerja, tidak ada yang bisa mengantar. Naik angkot juga fuuuuuuu…. jaman dulu carter angkot untuk dipake sebulan harus enam-sepuluh orang biar murah. Nah, di dekat stasiun ada warung kopi. Warung itu terletak di bawah pohon keres, depan tanah tegalan tak bertuan. Pada suatu hari (ciee..) suami Mbok warung kopi punya ide buka usaha penitipan kendaraan.
Kendaraan diparkir di tanah lapang itu untuk pelajar/karyawan yang P4 tiap hari (Pergi Pagi Pulang Petang). Ongkosnya murah banget, setara dengan ongkos patungan sepuluh orang buat carter angkot. Apalagi kalau pake kendaraan sendiri kan nggak terhimpit-himpit di angkot. Laris banget usaha bapak itu sampai dia bisa bikin garasi tidak permanen yang besar, supaya ada teduhan untuk kendaraan yang parkir. Lalu dia memperluas garasinya, mulai membeli tanah itu untuk dia sendiri, akhirnya membangun rumah 2 lantai untuk keluarganya. Sejak itulah tetangga kanan-kiri ikut-ikutan buka usaha tempat parkir ini. Itu cerita saya. Anda bisa juga buka tempat penitipan anak, tempat penitipan hewan, atau tempat penitipan tanaman (serius!).
5. Jika Anda punya ide, keahlian, dan waktu luang
Belakangan ini marak bisnis agen ala Tripadvisor, Agoda, dll.. Mereka bukan jualan, tapi hanya lapak penampung produk yang punya banyak diversifikasi. Keuntungan mereka didapat dari selisih harga jual antara hotel dan tamu. Saya juga tahu ada majalah yang hanya jualan iklan saja seperti Info Pedas. Majalah ini disebar di tempat-tempat strategis, ambil bebas, gratis. Isinya Iklan melulu. Mulai iklan properti, iklan jasa, lowongan kerja, dll. Majalah ini ambil untung dari harga slot iklan yang mereka jual dan biaya cetak. Modal dengkul. Hanya butuh mulut marketing yang bisa meyakinkan calon pelanggan kalau produk mereka pasti laris kalau pasang iklan di media tersebut.
6. Jika Anda punya banyak waktu dan kemampuan menawar
Jadilah personal shopper. Personal shopper ini adalah orang yang dapat pesanan barang tertentu dari pelanggan, dan dia yang harus keliling cari barang tersebut untuk dikirim kepada pelanggan. Contoh dari bisnis model ini adalah Artisan Asia, buying agent.
[sumber : kompasianer blog ]
1. Jika Anda punya banyak waktu dan sebuah kendaraan
Ambil bisnis jasa yang tidak membutuhkan modal dari Anda sendiri untuk bergerak. Misalnya jasa desain atau membuat website. Nggak usah gerak dari tempat Anda berada sekarang. Asal ada laptop/komputer bisa jalanlah itu usaha. Kendaraan hanya akan dipakai kalau mau ketemu klien untuk meeting.
Bisa juga membuka jasa yang berurusan dengan kantor pemerintahan seperti jasa memperbarui STNK, jasa membuat passpor, jasa memperpanjang visa, jasa membuat akta notaris. Coba mengambil kesempatan dari hal yang tidak bisa dilakukan orang-orang sibuk: mengantri. Uang yang harus dibayar ke instansi-instansi tersebut ya uang dari pelanggan. Anda cuma menarik uang komisi sekian ratus ribulah dari itu. Betul-betul tanpa modal, apalagi kalau Anda sudah melunasi kredit kendaraan sendiri.
2. Jika Anda penggemar botani/hewan
Saudara-saudara, saya akan memperkenalkan sebuah bisnis yang bisa berkembang dengan sendirinya, naluriah, berdasar umur dan musim. Lohh? Bingung? Nah, saya ambil contoh ya. Misalnya kita punya kucing seekor. Si kucing udah waktunya berahi, minta kawin. Kalau kucing kita bagus, cari teman yang punya kucing bagus juga, lalu kita kawinkan mereka. Hak kepemilikan anaknya nanti 50-50. Dari tiap anak yang lahir bisa kita jual. Eksploitasi? Kalau bisa mengobati pusing si kucing karena hasrat terpenuhi ya why not? Apalagi anak-anak kucing yang lahir juga bakal dirawat, walaupun oleh orang lain. Sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui.
Sama halnya dengan tanaman. Kalau Anda gemar bercocok tanam, terus itu tanaman sudah menggerumbul indah. Anda bisa mencangkok/membiakkan tanaman tersebut sampai beranak-pinak. Ibu saya dulu waktu jaman Adenium lagi naik daun malah jualan bibit Adenium. Bibit unyil-unyil itu dihargai Rp 15,000 sepohon. Kalau jualan bisa sampai 100 bibit sehari. Bayangkan!
3. Makelar
Makelar tanah, makelar proprty atau makekar kendaraan bermotor adalah peluang usaha yang modal sedikit hasil gede..
4. Jika Anda punya waktu luang dan tanah/rumah yang luas
Jadikan lahan Anda sebagai bisnis penitipan. Saya melihat sendiri keampuhan bisnis penitipan ini. Waktu jaman sekolah, saya kudu bolak-balik ke sekolah di kota sebelah menggunakan kereta api. Pergi pagi-pulang sore. Bapak-Ibu kerja, tidak ada yang bisa mengantar. Naik angkot juga fuuuuuuu…. jaman dulu carter angkot untuk dipake sebulan harus enam-sepuluh orang biar murah. Nah, di dekat stasiun ada warung kopi. Warung itu terletak di bawah pohon keres, depan tanah tegalan tak bertuan. Pada suatu hari (ciee..) suami Mbok warung kopi punya ide buka usaha penitipan kendaraan.
Kendaraan diparkir di tanah lapang itu untuk pelajar/karyawan yang P4 tiap hari (Pergi Pagi Pulang Petang). Ongkosnya murah banget, setara dengan ongkos patungan sepuluh orang buat carter angkot. Apalagi kalau pake kendaraan sendiri kan nggak terhimpit-himpit di angkot. Laris banget usaha bapak itu sampai dia bisa bikin garasi tidak permanen yang besar, supaya ada teduhan untuk kendaraan yang parkir. Lalu dia memperluas garasinya, mulai membeli tanah itu untuk dia sendiri, akhirnya membangun rumah 2 lantai untuk keluarganya. Sejak itulah tetangga kanan-kiri ikut-ikutan buka usaha tempat parkir ini. Itu cerita saya. Anda bisa juga buka tempat penitipan anak, tempat penitipan hewan, atau tempat penitipan tanaman (serius!).
5. Jika Anda punya ide, keahlian, dan waktu luang
Belakangan ini marak bisnis agen ala Tripadvisor, Agoda, dll.. Mereka bukan jualan, tapi hanya lapak penampung produk yang punya banyak diversifikasi. Keuntungan mereka didapat dari selisih harga jual antara hotel dan tamu. Saya juga tahu ada majalah yang hanya jualan iklan saja seperti Info Pedas. Majalah ini disebar di tempat-tempat strategis, ambil bebas, gratis. Isinya Iklan melulu. Mulai iklan properti, iklan jasa, lowongan kerja, dll. Majalah ini ambil untung dari harga slot iklan yang mereka jual dan biaya cetak. Modal dengkul. Hanya butuh mulut marketing yang bisa meyakinkan calon pelanggan kalau produk mereka pasti laris kalau pasang iklan di media tersebut.
6. Jika Anda punya banyak waktu dan kemampuan menawar
Jadilah personal shopper. Personal shopper ini adalah orang yang dapat pesanan barang tertentu dari pelanggan, dan dia yang harus keliling cari barang tersebut untuk dikirim kepada pelanggan. Contoh dari bisnis model ini adalah Artisan Asia, buying agent.
[sumber : kompasianer blog ]

No comments:
Post a Comment